Posted by Ariya on Feb 11, '08 5:21 PM for everyone
Beberapa bulan yang lalu, iming-imingnya adalah seindah  "Santai aja, Norwegisch ist wie Deutsch ohne Grammatik" (Bahasa Norwegian mirip dengan bahasa Jerman tanpa tata bahasa). Memang janji yang menggiurkan bukan?

Tapi setelah beberapa hari ini membolak-balik buku Langenscheidt itu (yang belum apa-apa - tentu karena kurang populer - harganya jauh lebih melangit ketimbang pelajaran bahasa Perancis atau Spanyol), impian yang semanis madu itupun berpotensial berubah menjadi sedikit pahit. Memang betul bahwa dari kosa kata, cukup mudah melompat dari bahasa Jerman ke bahasa Norwegia ataupun bahasa Skandinavia lainnya. Tinggal berhati-hati saja terhadap false friends dan kasus sejenis lainnya (awas: sau ternyata artinya domba). Tapi, ohne Grammatik? Von wegen! Sepertinya malah tata bahasanya nggak dijamin lebih mudah dari bahasa Jerman.

Plus, masih ada persoalan lagi dengan pengucapan dan intonasinya. Banyak konsonan yang "mati" (tidak bunyi, seperti lazim di bahasa Perancis) yang gampang membuat kepusingan saat mencocokkan antara percakapan dan teksnya. Ini berarti ada tantangan besar untuk mudah memahami stand-up comedy (itupun kalau ada). Pola pengucapannya masih belum familiar. Cara mengetik tiga aksara baru æ, ø, dan å di keyboard layout DE juga belum ketemu. Terakhir, karena seringkali arti kata bisa berbeda (jauh) kalau intonasinya lain, ini berarti nggak lagi bisa sembarangan berucap tanpa irama.

Ya kita lihat saja nanti. Such a bloody challenge. Mudah-mudahan nggak lagi berakhir seperti hasil belajar bahasa Itali: hanya sampai mengerti urusan memesan makanan dan minuman

12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
yolla81 wrote on Feb 11
katanya perlu tantangan! perlu kucariin kecoa?
satriyopranoto wrote on Feb 11
mau pindah ke norway pak...katanya negeri yang indah tapi dingin dengan harga2 yang selangit...
imw85 wrote on Feb 12
Norway sepi banget.. dan harga makanan-nya mahal banget. Untungnya dg modal bhs Inggris masih bisa, cuma paliing mumet pas belanja di supermarket.. Tebak aja deh.
born2code wrote on Feb 12
triknya: jangan pilih tempat yg terlalu dingin. btw, harga kan relatif :-)
born2code wrote on Feb 12
cari makan di daerah india/pakistan dong.
imw85 wrote on Feb 12
Tetep aja mahal euy, hampir 2-3 kali lipat dari Jerman. Akhirnya waktu itu masak di appartemen aja.
born2code wrote on Feb 12
harus pegang krone dulu supaya shopping terasa enteng :-)
imw85 wrote on Feb 12
Atau pake cara orang orang yg seirng ke sana, bawa bekel dari Jerman. Jangan kaget pas naik pesawat banyak orang kayak belanja ALDI dari Jerman hehehe
teranusa wrote on Feb 13
yoi tuh tingkat bunuh dirinya juga lumayan yang tertinggi di dunia
born2code wrote on Feb 14
nggak salah nih. mengikut http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_suicide_rate, Norway is cuman urutan 44.
born2code wrote on Feb 14
memang orang norway kan kalo shopping ke jerman, atau swedia, atau yang lainnya
born2code wrote on Feb 26
perlu dicoba, naik ke pesawat sambil bawa buntelan dari kantong plastik ALDI :-)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help